5 Kesalahan Fatal Saat Menggunakan APAR yang Justru Membuat Api Semakin Membesar

Kesalahan dalam penggunaan alat APAR seringkali terjadi karena kurangnya pemahaman atau kepanikan saat menghadapi situasi darurat. Banyak orang menganggap bahwa asal menyemprotkan alat pemadam, maka api akan langsung padam. Padahal, penggunaan yang tidak tepat justru bisa menjadi kesalahan fatal yang membuat situasi jauh lebih buruk daripada sebelumnya. Berikut adalah beberapa kekeliruan yang harus dihindari agar Anda tidak terjebak dalam bahaya yang lebih besar.

Kesalahan pertama yang sering ditemui adalah mengarahkan pancaran media pemadam ke arah lidah api atau bagian atas api. Kebakaran berpusat pada bahan bakar yang terbakar, sehingga menyemprot bagian atas api hanya akan menghamburkan media pemadam tanpa memutus reaksi kimia pembakaran. Selalu pastikan Anda fokus pada pangkal atau dasar api agar api kehilangan sumber energinya. Tanpa memadamkan dasar api, api akan kembali berkobar meskipun terlihat seolah-olah sudah mati sesaat.

Kesalahan kedua adalah mengabaikan jenis kebakaran yang terjadi. Menggunakan pemadam dengan media air pada kebakaran listrik adalah tindakan sangat berbahaya yang dapat menyebabkan sengatan listrik serius. Setiap alat pemadam memiliki klasifikasi untuk jenis api tertentu. Menggunakan media yang tidak kompatibel tidak hanya membuat api tetap menyala, tetapi juga menciptakan risiko baru bagi penggunanya. Anda harus mengenali simbol klasifikasi pada tabung sebelum menggunakannya.

Kesalahan ketiga adalah tidak mengecek kondisi tekanan alat sebelum digunakan. Banyak APAR yang sudah kadaluwarsa atau tekanannya telah turun namun tidak segera diisi ulang atau diperbaiki. Saat dibutuhkan, alat tersebut justru tidak berfungsi maksimal. Pemeliharaan rutin sangat penting untuk memastikan alat selalu dalam posisi ready to use. Periksa indikator tekanan secara berkala untuk menghindari kegagalan alat saat dibutuhkan dalam situasi fatal.

Kesalahan keempat adalah memposisikan diri terlalu dekat dengan api. Meskipun Anda ingin memadamkan api secepat mungkin, berada terlalu dekat bisa membahayakan diri sendiri akibat panas ekstrem atau percikan api. Selain itu, jika Anda terlalu dekat, Anda mungkin tidak bisa menggerakkan corong dengan leluasa untuk menyapu seluruh area api. Posisikan diri pada jarak aman, biasanya sekitar dua hingga tiga meter, sesuai dengan instruksi yang tertera pada label tabung.