Andra Soni: Banten Unggul Ekonomi Berkat DKI Jakarta

Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa potensi ekonomi Banten sangat besar, terutama karena berdekatan dengan DKI Jakarta. Ia menyebut DKI Jakarta sebagai “tetangga yang kaya” yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Provinsi Banten. Pernyataan ini disampaikan Andra Soni saat bicara mengenai potensi ekonomi wilayah Banten, menekankan pentingnya sinergi regional.

Dengan jumlah penduduk Banten mencapai 12,4 juta jiwa, Andra Soni melihat potensi besar dari segi pasar konsumen. Ia mengatakan bahwa jumlah ini harus dioptimalkan dengan baik. “Karena kita punya 12,4 juta konsumen,” ujarnya, menyoroti kekuatan daya beli di wilayah Banten yang berdekatan langsung dengan ibu kota negara.

Andra Soni menyinggung letak geografis yang strategis, berbatasan langsung dengan DKI Jakarta. Menurutnya, keberadaan DKI Jakarta sebagai wilayah yang kaya harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banten. Ini menunjukkan pandangan strategis dalam melihat hubungan antarprovinsi.

Meskipun Banten memiliki potensi investasi yang besar dan menduduki peringkat kelima nasional dalam realisasi investasi tahun 2024, Andra Soni juga menyoroti tantangan. Ia pernah mengeluhkan bahwa bagi hasil dari investasi yang masuk ke Banten seringkali larinya ke DKI Jakarta karena perusahaan melaporkan pajak di sana.

Oleh karena itu, Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah di Banten untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Ia mendorong pembangunan jejaring untuk pertumbuhan ekonomi desa, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif agar investor tidak ragu menanamkan modal di Banten.

Kerja sama antarprovinsi juga perlu diperkuat. Banten dan DKI Jakarta memang kerap berbagi masalah, seperti banjir, kemacetan, dan sampah. Gubernur Andra Soni telah melakukan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada April 2025 untuk membahas berbagai persoalan perkotaan dan mencari solusi bersama.

Andra Soni berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi dan memastikan bahwa target realisasi investasi sebesar Rp119,5 triliun pada 2025 dapat tercapai. Ia berharap, potensi Banten sebagai “tetangga kaya” DKI Jakarta dapat dioptimalkan lebih lanjut untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Melalui pendekatan proaktif dan kolaborasi lintas batas, Banten bertekad untuk terus tumbuh dan menjadi provinsi yang kuat secara ekonomi. Memanfaatkan kedekatan dengan DKI Jakarta adalah salah satu strategi kunci untuk mencapai tujuan tersebut, menciptakan sinergi pembangunan regional yang berkelanjutan.